Kepala KUA Sambas Ikuti Sosialisasi Pencegahan Black Campaign Pilkada 2024
Sambas (Kembenag Sambas) Sebanyak 150 orang penyuluh Agama dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) se-Kabupaten Sambas hadir dalam acara focus group discussion (FGD) bertemakan "edukasi dan sosialisasi pencegahan black campaign dalam pemilu 2024 bagi penyuluh Agama Kabupaten Sambas pada hari Rabu 18/09/2024 pukul 09.30 Wiba diaula PLHUT Kemenag Sambas ungkap Ketua IPARI Dulhadi.
Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas menghadiri acara sosialisasi dan FGD Ahadi, dibuka secara resmi oleh Kepala Subbag TU mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas H. Husban mengajak sebagai orang terpilih menjadi tokoh Agama dan Masyarakat, penyuluh Agama dapat memberikan pencerahan dan pengaruh kepada masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam Pilkada damai. Selain dapat pula memberikan informasi, pilihan boleh berbeda semangat persatuan tetap terjaga, mengamankan rumah ibadah masing-masing sebagaimana amanah peraturan nomor 7 tahun 2017 larangan kampanye dirumah ibadah. Sebagai warga Kabupaten Sambas kita ciptakan Cinta Damai serta Pilkada Damai.
Kapolres Sambas, Ia mengatakan kerja sama yang baik antara tokoh Agama/penyuluh Agama dan Kepolisian sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kerja sama dan sinergitas seperti inilah harus terus kita bangun, agar bisa memberikan informasi yang benar dan terpercaya kepada masyarakat,” selain itu terkait perkembangan politik yaitu Pilkada Serentak 2024, ia berharap agar Penyuluh Agama dapat memberikan informasi dengan bahasa agama, tegasnya.
Ketua KPU mengatakan dengan terselenggaranya sosialisasi ini dapat menyebarkan informasi bahwa pada hari Rabu 27 November 2024 kita akan ke TPS untuk pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sambas," ujar Ketua KPU Sambas Irawati saat memberikan materi, Ia juga mengapresiasi atas antusiasme IPARI Kabupaten Sambas yang hadir dalam acara ini, untuk mengajak masyarakat membuat pesta demokrasi di Sambas semakin menggema.
Anggota Bawaslu Kabupaten Sambas menyampaikan bahwa pemetaan kerawanan ini adalah alat penting dalam mengidentifikasi dan memitigasi potensi kerawanan dalam berbagai tahapan pemilihan. Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 menjadi dasar dari pemetaan ini, yang bertujuan untuk memberikan gambaran jelas tentang isu-isu yang perlu diantisipasi agar Pilkada dapat berlangsung dengan baik, ujarnya.(AHD)

0 Response to "Kepala KUA Sambas Ikuti Sosialisasi Pencegahan Black Campaign Pilkada 2024"
Posting Komentar