Hikmah Hijrah Produktif Dan Konstruktif

 


Sambas (Kemenag Sambas) Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas berikan tausiyah Tahun Baru Islam 1446 Hijriyah di Masjid Nurul Jihad Dusun Segarau Desa Gapura pada hari Minggu 07/07/2024 pukul 08.00 diawali kata sambutan Ketua H. Jamaludin menyampaikan acara dirangkai dengan baca Al-Qur'an surah Yasin, do'a awal tahun serta festival menghias tumpeng.

Kegiatan dipandu Rabuli bendahara Masjid dan Mi'an Penyuluh Agama Islam sekaligus Ketua Amil Desa Gapura memimpin do'a yang diikuti Kepala Desa Gapura Arwan, tokoh Agama H. Yadi, Tokoh Masyarakat H. Imran dan seluruh masyarakat Muslim yang ada dilingkungan Masjid Nurul Jihad Dusun Segarau Desa Gapura.

Dalam bahasannya Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas H. Ahadi menuturkan Tahun Baru Islam berawal dari peristiwa penting dalam sejarah Islam yakni hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hijrah ini menandai dimulainya era baru dalam penyebaran agama Islam dan menjadi tonggak sejarah penting bagi umat Muslim.

Sebagaimana Firman Allah SWT Surah Attaubah ayat 36 artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah 12 bulan sebagaimana ketetapan Allah di Lauhul Mahfudz pada waktu dia menciptakan langit dan bumi. Diantaranya dimulai dari Muharam, Safar, Rabiul awal, Rabiul akhir, Jumadil awal, Jumadil akhir, Rajab, Syakban, Ramadhan, Syawal,  Dzulqa'adah dan Dzulhijjah, imbuhnya.

Ahadi secara singkat menjelaskan hikmah tahun baru Refleksi Pergantian Tahun Baru Islam 1446 Hijriah secara fisik, hijrah adalah perjalanan antara dua kota yang jaraknya sekitar 200 mil, tetapi dalam makna besarnya, hijrah menandai awal dari sebuah era, peradaban, budaya, dan sejarah bagi seluruh umat manusia. Islam berkembang tidak hanya dari hijrah fisik, tetapi karena umat Islam berhijrah secara serius dalam segala aspek dan dimensinya.

Lebih jauh dipaparkan hijrah Intelektual. Dimensi hijrah intelektual melahirkan gagasan dan peradaban baru. Perubahan yang Lebih Produktif dan Konstruktif, pengertian hijrah menandakan transisi dari satu fase ke fase lainnya. Melansir History of Islam, pengertian hijrah pada hakekatnya adalah proses perpindahan ke keadaan yang lebih, produktif dan konstruktif. Ini tidak dimaksudkan untuk menemukan tempat yang nyaman dimana seseorang akan berhenti pada zona nyaman (bersantai dan tak berusaha). Sebaliknya, hijrah ini bermakna pencarian lingkungan yang lebih menguntungkan dan konstruktif.(AHD)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hikmah Hijrah Produktif Dan Konstruktif"

Posting Komentar

Rapat Persiapan Pelantikan IPHI Kabupaten Sambas

Sambas (Kemenag Kalbar)---Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Teluk Keramat H. Ahadi, S.Sos sebagai Wakil Sekretaris, mengikuti ke...