Pengajian dan Halal Bihalal BKMT At-Tauhid Kecamatan Sambas
Sambas Kemenag --- Penjabat Kepala Desa Pendawan Iwan Aprianto, A.Md mengapresiasi aktivitas BKMT yang luar biasa hampir semua sektor baik pengajian, kelompok tani dan posyandu, kami menyambut baik diselenggarakannya Halal Bihalal BKMT At-Tauhid Kecamatan Sambas di Masjid Miftahul Jannah Desa Pendawan pada hari Selasa 21 Syawal 1445 H bersamaan tgl. 30/04/2024, dimulai pukul 13.00 sampai 17.00 Wiba katanya. Dilanjutkan sekapur sirih oleh Ketua BKMT At-Tauhid Kecamatan Sambas Hj. Kartini, S.Pd,SD, menyampaikan ucapan terima kasih atas fasilitas tempat yang disediakan sehingga pengajian bulanan dapat berjalan sesuai harapan, serta berterima kasih kepada Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas H. Ahadi telah berkenan hadir untuk memberikan tausiyah Halal Bihalal imbuhnya.
Dipaparkan Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas H. Ahadi dalam ceramahnya asal usul Halalbihalal berasal dari KH Abdul Wahab Hasbullah pada tahun 1948. KH Wahab merupakan seorang ulama pendiri Nahdatul Ulama. KH Wahab memperkenalkan istilah Halalbihalal pada Bung Karno sebagai bentuk cara silaturahmi antar-pemimpin politik yang pada saat itu masih memiliki konflik. Atas saran KH Wahab, pada Hari Raya Idul Fitri di tahun 1948, Bung Karno mengundang seluruh tokoh politik untuk datang ke Istana Negara untuk menghadiri silaturahim yang diberi judul 'Halalbihalal.' Para tokoh politik akhirnya duduk satu meja.
Lebih jauh dijelaskan H. Ahadi Halal bihalal dipraktekkan masyarakat Indonesia setelah Idul Fitri, mereka saling bermaaf-maafan dibuktikan dengan saling bersalaman sambil mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Dengan demikian, pelaksanaan halal bihalal tidak saja bernilai ibadah karena didalamnya terdapat muatan silaturrahim, tetapi juga bisa menjadi media yang dapat menyatukan dan menguatkan, tuturnya.
Ditambahkannya, silaturahim adalah istilah untuk perbuatan baik kepada karib-kerabat yang memiliki hubungan nasab, atau kerabat karena hubungan pernikahan, serta lemah lembut, kasih sayang kepada mereka, memperhatikan keadaan mereka. Sedangkan Silaturahmi adalah untuk keluarga dan teman, adapun hikmah silaturahmi sebagai mana hadits Rasulullah SAW yang artinya: Barangsiapa ingin lapangkan pintu rizqi untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari).(AHD)

0 Response to "Pengajian dan Halal Bihalal BKMT At-Tauhid Kecamatan Sambas "
Posting Komentar