Kerukunan Umat Beragama, Membangun Harmoni Sosial
Sambas (Kemenag Kalbar)---Rapat koordinasi dan evaluasi program kerja tahun 2025 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sambas pada hari Kamis tanggal 20 November 2025 diaula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas pukul 09.00 Wiba, diikuti Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Teluk Keramat Ahadi sebagai Pokja Acara dan Kegiatan FKUB Kabupaten Sambas.
"Pengurus dan Anggota FKUB hadir Ketua H. Azhari, S.Ag,.M.Si, Sekretaris DR. H. Nazarudin, S.Sos.I,. M.Sos, Dr. Bonefasius Bone, Hance Edwin Talumepa, S.Si.Th, Nursila Hutabarat, SH, H. Syafawi Zainudin; Drs. Topitri; Dr. Hj. Eni Dewi Kurniati, M.Pd; Dr. H Sumar’ien Asnawai, S.EI,.M.Si; H. Mulyadi, SE; Sherly Narulita, S.Ip,.SH.,MH; H. Ahadi, S.Sos; Wiwin Rilasari, S.Ak; Suadeoni, S.Pd.I; Tjong Tjie Phin; Toto, SE; Yanto, Sektetariat Muhammad Soleh, S.Ag; Harsentasi, S.EI, Riswandi; Syahwala Putri Adetya, A.Md.Kom".
Sambutan sekaligus membuka acara secara resmi, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Husban menegaskan "moderasi beragama ini kita galakkan untuk mewujudkan kerukunan umat beragama, membangun harmoni sosial, dan menjaga keutuhan bangsa yang majemuk, seraya mengapresiasi kinerja selama satu tahun lalu", ungkapnya.
Pembahasan rapat hari ini Ketua FKUB Kabupaten Sambas Azhari paparkan "menjawab pertanyaan, adanya visi misi struktur dan job description, adanya sarana dan prasarana FKUB yang menunjang program peningkatan kerukunan di daerah, adanya program Inovasi dan kreatif dan efektif dalam upaya meningkatkan kerukunan, adanya program inisiasi desa kawasan sadar kerukunan", tukasnya.
Ditambahkan Azhari "adanya kegiatan sosialisasi perundang-undangan dan kebijakan, adanya pemberitaan atau media massa, media digital media sosial lokal, adanya kegiatan kampanye promosi kerukunan, adanya koordinasi antara FKUB dengan Majlis di agama, tokoh agama di daerah, adanya pemetaan problematika atau potensi konflik kerukunan, adanya kegiatan dialog berkala dengan tokoh dan pemuka agama", tukasnya.
Ketua FKUB ungkapkan "adanya kegiatan dialog dalam rangka menyelesaikan konflik yang melibatkan tokoh agama dan masyarakat, adanya nota kesepahaman antar FKUB Kabupaten dengan pemda dalam penyelesaian kasus kerukunan adanya tindakan atau upaya bersama yang telah dilakukan antara ekologi Kabupaten dengan pemda tahun penyelesaian isu atau kasus kerukunan yang terjadi struktur FKUB telah mengakomodasi".
"Adanya media dialog kontak person website untuk menampung aspirasi menjadi seagama dan tokoh agama di Kabupaten adanya kegiatan pembahasan aspirasi umat beragama tokoh agama organisasi keagamaan di internal ekonomi yang kemudian menjadi bahan kebijakan pimpinan daerah dalam menyelesaikan problematika kerukunan yang terjadi terlaksananya harapan tahapan rekomendasi rumah ibadah sesuai ketentuan adanya rekomendasi tertulis atau pengusulan pemberian rumah ibadah",
Acara ditutup Kepala Bidang Ideologi wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama Samsul Arifin mewakili Kepala Badan Kesbangpol Sambas "memberikan informasi dan mendukung apapun keputusan yang menjadi kesepakatan untuk dilanjutkan guna menjaga stabilitas kerukunan", imbuhnya.(AHD)
0 Response to "Kerukunan Umat Beragama, Membangun Harmoni Sosial"
Posting Komentar