Sinergi Dalam Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin
Sambas (Kemenag Sambas)---Menjadi kewajiban Bimbingan pranikah Pranikah Nikah bagi calon pengantin berdasarkan Perdirjen Bimas Islam Nomor: 2 Tahun 2024 di KUA bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada calon pengantin dalam mempersiapkan rumah tangga yang kokoh.
Digelar pada hari Senin 03/02/2025 pukul 08.00 wiba, materi yang disampaikan meliputi aspek-aspek penting pernikahan seperti komunikasi, manajemen keuangan, penyelesaian konflik, dan kesehatan reproduksi, pengisian aplikasi elsimil, dilakukan secara lintas sektor (Koordinator Bidan Puskesmas Sambas Sanimah, Bagian Gizi Deni, Koordinator Bidan Puskesmas Sembarang Atik serta Dewi Penyuluh KB DP3AP2KB).
Pemateri pertama komunikasi, manajemen keuangan, penyuluh Agama Islam Sakinah menyampaikan ekonomi dalam rumah tangga menurut Islam adalah salah satu ujian yang sering dihadapi oleh pasangan suami istri. "Ujian ini dapat dihadapi dengan kesabaran, tawakal, dan saling mendukung", tuturnya.
Penyelesaian konflik dibahas oleh Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas Ahadi Penghulu Ahli Madya "menurut Islam, dengan saling memaafkan, terbuka, dan berkomunikasi secara baik". dianjurkan untuk menggunakan jasa hakam atau juru damai untuk membantu menyelesaikan masalah.
Dalam materinya Atik Koordinator Bidan Puskesmas Sembarang menjelaskan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin (catin) penting untuk dijaga agar dapat memiliki keturunan yang sehat. "Catin perlu mengetahui kesehatan reproduksi dan melakukan skrining pra nikah untuk mencegah penyakit menular seksual dan komplikasi lainnya", tegasnya.
Menurut Dewi Penyuluh KB mengatakan Aplikasi elsimil ini dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuan Elsimil Catin adalah untuk mencegah stunting pada anak. "Stunting terjadi karena kurangnya asupan gizi saat masa kehamilan dan masa anak usia 0–23 bulan".(AHD)
0 Response to "Sinergi Dalam Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin "
Posting Komentar