Kepala KUA Sambas Ikuti Konsolidasi Lembaga Umat Beragama
Sambas (Kemenag Sambas) Rapat koordinasi pengurus FKUB dan tokoh Agama dan Masyarakat se-Kabupaten Sambas diikuti Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas H. Ahadi sebagai perwakilan Agama Islam, pada hari Selasa 22/10/2024 pukul 13.00 Wiba dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas H. Mahmud dalam rangka penguatan kerukunan umat beragama, kerukunan yang kita rasakan sangat nyata namun tidak dapat dilihat secara kasat mata, dilakukan secara masif baik oleh FKUB sebagai pelopor untuk kerukunan maupun elemen-elemen dari masyarakat lainnya, FKUB sebagai motor atau pelopor kerukunan, dikelola secara kelembagaan, ada yang diberikan tanggung jawab oleh Pemerintah meskipun belum berbentuk undang-undang, itu baru berdasarkan SKB tiga menteri, seluruh aspek kehidupan sudah selesai jika orang itu menjalankan perintah agama dengan sebaik-baiknya dengan, sebenar-benarnya maka kehidupan ini akan rukun dan damai. Agama mengajarkan kerukunan, etos kerja, mengajarkan tentang kebersihan tentang tata kelola dan bermasyarakat, dikatakan itu akan indah jika dilaksanakan oleh seluruh umat, namun tidak jarang agama mudah di sulut sehingganya ini menjadi tugas kita bersama untuk penguatan dan pemersatu umat dalam unsur kehidupan yang menjadi komoditas yang mudah memperpecahbelah umat atau masyarakat. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas mengapresiasi FKUB kerja ibadah, kerja keimanan, kerja sosial. Mengajak untuk menjaga dan merawat Pemilukada yang damai, sehat dan bahagia.
Ketua FKUB Kabupaten Sambas H. Azhari menjelaskan upaya yang sudah dilakukan menjelang Pilkada serentak tahun 2024 yaitu senantiasa mengupdate seluruh laporan kegiatan, mengikuti kegiatan keterlambatan langsung, sosialisasi serta konsolidasi lembaga umat agama, rumah moderasi, kita laksanakan Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024 di Kabupaten Sambas dengan aman dan damai.
Lebih jauh Ketua FKUB Kabupaten Sambas memaparkan Rumah Moderasi Beragama adalah lembaga yang berfungsi sebagai pusat kajian keberagamaan dan laboratorium moderasi beragama. Di sini, masyarakat dapat belajar tentang moderasi beragama, memahami keragaman keberagamaan, dan bersikap menghormati keragaman tersebut. Berikut adalah beberapa tujuan Rumah Moderasi Beragama: Menjadi landasan berpikir, bersikap, dan rumusan kebijakan dan program, Melakukan fasilitasi, advokasi, dan mediasi berbagai fenomena konflik agama, Menjadi tempat belajar tentang moderasi beragama, Menjadi tempat candradimuka para mubaligh, penyuluh, dan guru-guru yang moderat. Salah satu contoh Rumah Moderasi Beragama adalah yang ada di Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Rumah Moderasi Beragama ini merupakan yang pertama di lingkungan IAIS.
Sekretaris FKUB H. Nazaruddin, S.Sos.I, M.Sos kegiatan sementara Pilkada kita pending sampai Desember dikhawatirkan akan membawa dampak dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 akan datang, menekankan pentingnya kerukunan dalam proses kontestasi politik, harapannya agar semua calon bupati, wakil bupati, gubernur, dan wakil gubernur mengedepankan kerukunan umat sebagai prioritas utama. “Pilkada Tahun 2024 adalah perhelatan yang seharusnya disikapi dengan bijaksana, Imbuhnya.
Diskusi diawali Ketua MUI Kabupaten assesor Prof. DR. H. Sumar'in memaparkan bahwa Sambas harus menunjukkan kekompakan, Ulama dan Umara sudah mengadakan pertemuan untuk membuat narasi yang menyejukkan menjelang Pilkada damai., perwakilan Agama Kristen Edwin menyampaikan tetap berupaya mendekatkan umat secara preventif, wakil Agama Budha Kang Toto, Sun Fuk Wakil Pemuda Lintas Agama mengajak konsolidasi dengan Ketua, Djung Tjie Phin dari Konghucu, Topitri Wakil Ketua FKUB menyampaikan ada enam FKUB Kecamatan yang sudah habis masa periode untuk disegerakan dibentuk kembali, mengunjungi tugu kerukunan di Kecamatan Subah, melanjutkan pembentukan Desa sadar Kerukunan.(AHD)
0 Response to "Kepala KUA Sambas Ikuti Konsolidasi Lembaga Umat Beragama"
Posting Komentar