Kementerian Agama Jadikan Kampung Zakat Magnet Pembangunan
Sambas (Kemenag Sambas) Evaluasi dan penguatan program Kampung sulung di desa sulung Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas Selasa 6 Agustus 2024 diselenggarakan di aula serbaguna jam 08. 00, dihadiri Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas H Ahadi, bersama para undangan lainnya.
Launching kampung zakat hari Jum'at 02/12/2018 ungkap Kepala Desa Sulung Ambar, S.Pd.I, menyampaikan progres Kampung Zakat, "orang yang kuat adalah orang yang berproses", dahulu akses transportasi air 75 % hanya 25 % yang menggunakan darat, sekarang keadaannya terbalik 75 % darat dan 25 % akses air. Indeks Desa membangun tahun 2023 Desa Sulung ditetapkan sebagai Desa Mandiri, program kampung zakat membawa berkah hingga Desa Sulung banyak mendapat dukungan pembangunan, tak luput dihaturkan ribuan terima kasih kepada Kementerian Agama telah menetapkan Desa Sulung sebagai Kampung zakat, kemudian kepada BAZNAS, LAZNAS, Kapal Munzalan, Dompet dhuafa', BMI, LDI, serta masyarakat, harapannya kampung tetap maju, mandiri dan berkah imbuhnya.
Mewakili Bupati Sambas DR. Serly Sekretaris Bappeda Kabupaten Sambas, kampung zakat ini menjadi magnet fokus pembangunan, merupakan program Kementerian Agama, diuraikan secara jelas indeks ketahanan pangan, ekonomi dan lingkungan, Tahun 2018 Desa Sulung pada posisi Desa tertinggal, Alhamdulillah tahun 2023 masuk Desa Mandiri, dipaparkan pula capaian Desa Sulung tahun 2024 indeks Kesejahteraan Sosial 0.9200, indeks Kesejahteraan Ekonomi 0.8500, indeks Kesejahteraan Lingkungan 1.0000, dan indeks pembangunan Desa (IDM) 0,9233 target sempurna, keberhasilan ini terintegrasi dengan keterlibatan semua unsur, berkolaborasi. Memberikan peluang pembangunan Desa dengan skema CSR, seraya mengajak warga kenali Pentingnya Program CSR dalam Perusahaan. Corporate Social Responsibility atau Program CSR adalah suatu konsep dimana perusahaan bertanggung jawab atas dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan oleh kegiatan bisnisnya seperti masalah polusi, limbah, sampai masalah keamanan. Dikatakan pula Asah, Asih dan Asuh inilah yang membuat program kampung zakat dapat meraih prestasi terbaik tingkat Nasional.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat DR. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, mengapresiasi perkembangan dan peningkatan progres Kampung zakat yang luar biasa, mulai dari desa tertinggal hingga mencapai Desa Mandiri Itu adalah sebuah anugerah dari Allah yang patut untuk kita syukuri, dengan kampung zakat sebagai pemicu pembangunan bentuk dukungan yang diprogramkan oleh Kementerian Agama untuk menjadi magnet dari semua unsur untuk secara berkolaborasi, bersama-sama memajukan dan membangun desa Kampung zakat ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat tegasnya.
Barangsiapa yang ingin menitipkan hartanya salurkanlah kepada Badan/Lembaga Amil Zakat, serta Badan Wakaf ajak Muhajirin Yanis, banyak sekali karya nyata yang diberikan oleh pengelola ZIS dan wakaf diantara program BAZNAS Peduli seperti bantuan bedah rumah menjadi daya dorong untuk mencari nafkah ungkapnya.(AHD)

0 Response to "Kementerian Agama Jadikan Kampung Zakat Magnet Pembangunan "
Posting Komentar