Sosialisasi dan Launching Wakaf Tunai Calon Pengantin
Sambas Kemenag --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas menggelar Sosialisasi dan launching wakaf tunai calon pengantin (WTC) Kabupaten Sambas di aula PLHUT Kemenag Sambas Selasa 14/05/2024 pukul 08.00 Wiba diikuti Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas bersama Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Ketua MUI BWI, Ketua BAZNAS, Pimpinan BSI, Penyuluh Agama serta Calon Pengantin.
Dua peristiwa yaitu Krisis moneter dan Covid 19 ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas H. Mahmud memberikan pelajaran bagi kita membangun semangat kepedulian sosial, kepedulian masyarakat kita sangat tinggi, keyakinan keimanan dalil Al-Qur'an Surah Al-Baqarah (2:261) "Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Selanjutnya ada dua hal penting yaitu UU Zakat dan UU Wakaf hari ini kita berbicara Wakaf, Menteri Agama RI Ketua BWI Pusat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, wakaf tanah untuk masjid dan perkuburan selain itu dikembangkan wakaf tunai calon pengantin, memudahkan pelayanan Qris bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), uang tetap abadi yang digunakan hanya nilai manfaat, tahun 2023 jumlah nikah 3.876 potensi wakaf tunai calon pengantin Kabupaten Sambas, maka take line hari ini #abadikan cinta mu seabadi wakaf#
Mengapresiasi wakaf tunai uang dimulai ASN Kementerian Agama, dan sekarang dilaunching gerakan wakaf tunai bagi calon pengantin, ini sudah dikembangkan sejak zaman sahabat Usman bin Affan, 256trilyon potensi baru tergaraf 8T, harta wakaf yang digunakan adalah imbal hasilnya, harapannya untuk tahun 2024 Kalimantan Barat dapat terhimpun 1T, harta bisa bisa di bawa mati dengan cara mewakafkan hartanya uangkap Ketua BWI DR. H. Sumar'in.
Andre Kurniadi Pimpinan BSI Sambas, menggali potensi 180T baru dibawah 1T wakaf tunai (uang), regulasi dapat terlaksana dengan aman, BSI sebagai tujuh besar di Indonesia terdiri 110 cabang dengan aset 383T, sekarang sudah mengembangkan Qris transaksi digitalisasi untuk mempermudah pelayanan kepada klain, media online Waka Tunai Calon Pengantin (WTC) melalui Qris. Mobile Banking hikmah kejadian Covid-19, harapan Kabupaten Sambas potensinya lebih besar dari Kabupaten lain, akan dikompetisi
Penti Anggiya menyampaikan program wakaf tunai calon pengantin, potensi 180T baru 1T, kondisi 1jt x 7 Tahun 2023, UU Nomor: 2 tentang Perbankan menjelaskan manfaatnya bagi BWI sebagai Inovasi dan variasi Project wakaf yang dapat menarik perhatian dan atensi dari calon wakil untuk mengoptimalkan penghimpunan aset wakaf.
Kegunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS.(AHD)

0 Response to "Sosialisasi dan Launching Wakaf Tunai Calon Pengantin"
Posting Komentar