Silaturahmi dan Halal Bihalal Jamaah Haji Tahun 2022
Sambas Kemenag --- Dalil tentang silaturahmi, Surat An Nisa Ayat 1 yang artinya "Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu." dipaparkan pada acara silaturahmi dan halal bihalal keluarga besar haji Kabupaten Kubu Raya angkatan tahun 2022 diaula Kantor Bupati Kubu Raya pada hari Kamis 09 Mei 2024 bertepatan 28 Syawal 1445 H pukul 08.30 Wiba, momentum saling memaafkan menjaga hubungan ungkap Ketua Panitia H. Maharani, adapun tema kegiatan dengan halal bihalal kita tingkatkan tali silaturahmi dan kepedulian terhadap sesama.
Kata kenangan oleh H. Ahadi Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas, sebagai Ketua Kloter BTH 3 Haji angkatan tahun 2022, menyampaikan kesan dan pesan, mari kita jaga kemabruran Ibadah haji kita, kembali kepada niat yang lurus sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 196, artinya: "dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah"
Ustadz H. Hermanto memberikan tausiyahnya, membahas syafaat di akhirat hanya akan didapat dengan dua syarat: Izin dari Allah bagi syafi' (orang yang memintakan syafaat) Adanya ridha Allah bagi orang yang dimintakan syafaat untukNya. Dimensi syariat Imam Syafii maka idul Fitri takbir habis setelah shalat, tetapi dimensi sosial maka hubungan sesama manusia tidak selesai, syarat taubat seseorang hamba Imam Ghazali yaitu melepaskan diri dari maksiat, menyesali dari dosa, bertekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan dosa, ini dosa kepada Allah. Imam Nawawi dosa kepada manusia harus minta maaf kepadanya.
Dijelaskan sebagaimana Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 134 juga menyebut bahwa sikap memaafkan kesalahan orang lain merupakan salah satu ciri orang yang bertakwa. Allah berfirman, Artinya: "(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan," dengan demikian ciri orang bertaqwa yaitu dermawan, mengendalikan emosi, mau memaafkan orang yang bersalah kepadanya, membalas keburukan orang lain dengan kebaikan.
Selain itu Ustadz H. Hermanto memaparkan Hadits dari Anas bin Malik menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ”Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menyeru dan mengharap pada-Ku, maka pasti Aku ampuni dosa-dosamu tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya dosamu membumbung tinggi hingga ke langit, tentu akan Aku ampuni, tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi dalam keadaan tidak berbuat syirik sedikit pun pada-Ku, tentu Aku akan mendatangi-Mu dengan ampunan sepenuh bumi pula.”, Nabi Muhammad SAW 70 kali setiap hari bertaubat sebagai akhlak beliau.
Ditutup dengan dalil tentang haji mabrur artinya: Dari sahabat Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Haji mabrur tiada balasan lain kecuali surga." Lalu sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apa (tanda) mabrurnya?" Rasulullah SAW menjawab, "Memberikan makan kepada orang lain dan melontarkan ucapan yang baik." (HR Ahmad, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi). Berdasarkan hadits tersebut, haji mabrur ditandai dengan ibadah yang dilaksanakannya tidak mengandung maksiat di dalamnya serta dengan memberikan makan kepada orang lain dan menjaga ucapan yang baik, ciri-ciri dermawan yaitu sholeh tangannya dan suka menebar salam Sholeh lisan. Diakhiri dengan pembacaan doa dipimpin oleh KH. Mustofa dan bersalaman saling memaafkan sebagai wujud dari halal bihalal. (AHD)

0 Response to "Silaturahmi dan Halal Bihalal Jamaah Haji Tahun 2022"
Posting Komentar