Sajadah Fajar putaran 35 di Masjid Akhlakul Karimah IAIS Sambas
Sambas Kemenag --- Sajadah Fajar putaran 35 di Masjid Akhlakul Karimah IAIS Sambas dengan tema "bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu wa ta'ala", penceramah Muhammad Nasrullah Da'i Sarawak, Malaysia diikuti Kepala KUA revitalisasi Kecamatan Sambas H. Ahadi bersama Camat, Kapolsek, Ketua MUI, Ketua DMI, Ketua BAZNAS, Ketua UPZ, Jamaah Sajadah Fajar Kec. Tebas serta Mahasiswa(i) IAIS Sambas.
Awal acara disampaikan sambutan Rektor IAIS Sambas DR. H. Arnadi, M.Pd visi dan misi Bupati Sambas pada sajadah fajar Kamis 22/02/2024 pukul 04.00 Wiba "Sambas Berkemajuan" program beriman meningkatkan kualitas kehidupan yang agamis dan insan madani, dipaparkan pula tentang aktivitas IAIS Sambas baik sejarah sampai perkembangan lembaga pendidikan saat sekarang.
Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Prov. Kalbar menginformasikan bahwasanya Nisfu Syaban jatuh pada hari Sabtu Malam Ahad/Minggu tgl 24 Februari 2024 demikian ungkap DR. H. Sumar'in, SE, ME Ketua MUI Kab. Sambas mengajak untuk meningkatkan kerukunan umat beragama, setelah pemilu kita laksanakan yang berjalan dengan baik akan ada Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Gubernur tuturnya.
Muhammad Nasrullah Da'i Sarawak, Malaysia membahas syukur nikmat, iman, sehat, sempat, Fadilah orang yang duduk di majlis ilmu dipermudah jalan ke surga, berjuang dijalan Allah mati syahid, Malaikat akan mendoakan, "menjejak kasih" selanjutnya mengupas materi Isra' Mi'raj "abdi" motivasi Islamiyyah: mengapa burok tidak diturunkan sampai sekarang, paling tidak ada 7 pandangan tentang berlaku isra mi'raj, pertama merupakan tahun duka cita Nabi Muhammad, merujuk pada buku Kisah Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW oleh Syofyan Hadi, salah satu riwayat menyebutkan peristiwa besar ini terjadi pada Senin 27 Rajab tahun kesepuluh kerasulan Nabi Muhammad SAW, ungkapnya.
Yang kedua perjalanan dengan Buraq, tertuang dalam hadis yang diriwayatkan oleh banyak perawi atau mutawatir. Dikutip dari Jurnal Tafsir Tentang Peristiwa Isra' Mi'raj karya Abdul Haris, pada hadis riwayat Muslim No. 234 menceritakan perjalanan Nabi Muhammad menggunakan buraq. Ketiga menuju Masjid Al-Aqsa, setibanya Nabi Muhammad di Masjid Al-Aqsa langsung mengerjakan salat sebanyak 2 rakaat. Setelah itu, peristiwa Mikraj terjadi. Dijelaskan dalam jurnal tersebut bahwa didatangkan sebuah alat seperti tangga yang memiliki tingkatan untuk naik ke atas. Peristiwa Miraj atau Mikraj terjadi ketika muncul tangga tersebut hingga melewati lapisan langit dan menuju ke tingkat ketujuh.
Keempat Perjalanan ke Langit, dalam peristiwa Isra Mikraj, Nabi Muhammad diceritakan mengalami perjalanan spiritual menuju Sidratul Muntaha atau langit ke 7. Peristiwa besar tersebut menuai berbagai perdebatan dari para ulama karena di luar kemampuan logika manusia. Kelima berjumpa Para Nabi, ketika Nabi Muhammad mengalami serangkaian perjalanan menuju Sidratul Muntaha, terjadi pertemuan dengan beberapa nabi pendahulu. Melansir dari detikhikmah yang menukil pada buku Kisah Para Nabi karya Imam Ibnu Katsir, ada 8 nabi yang ditemui Rasulullah SAW. Keenam Perintah Salat 5 Waktu, berdasarkan rangkuman dari buku Kisah Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW oleh Syofyan Hadi, peristiwa yang diperingati setiap 27 Rajab ini memiliki tujuan untuk menjemput perintah salat fardhu 5 waktu.
Ketujuh sebagai bukti kebesaran Allah, merujuk pada buku Kisah Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW oleh Syofyan Hadi, Isra Miraj termasuk peristiwa agung yang merekam risalah Nabi Muhammad SAW. Kejadian tersebut dianggap sebagai mukjizat dan kebesaran Allah SWT.(AHD)

0 Response to "Sajadah Fajar putaran 35 di Masjid Akhlakul Karimah IAIS Sambas"
Posting Komentar